10 Alat Musik Tradisional Suku Dayak Kalimantan Dengan Merdu Dan Unik

musicbiz101wp.com – 10 alat musik tradisional suku dayak kalimantan dengan merdu dan unik untuk penduduk asli yang memiliki budaya yang terkenal eksotis and unik, suku dayak mempunyai beberapa jenis alat musik tradisional yang kerap di gunakan berbagai upacara adat.

Suku dayak berasal dari lima provinsi yang ada di kalimantan yaitu kalimantan barat, tengah, selatan, timur, and utara ada pula suku dayak yang berdiam di bagian pulau kalimantan yang menjadi wilayah malaysia and brunei.

Masyakarat dayak berkomunikasi dengan bahasa dayak yang termasuk kategori and bahasa austronesia di asia dengan ada awalnya, suku dayak menganut keyakinan tradisional bernama kararingan yang seiring berjalannya banyak yang memeluk agama islam semenjak abad ke 19 and ada pula yang beragama kristen.

Berikut Adalah beberapa jenis alat musik trandisional dayak yang memiliki ciri khas unik and menarik.

1> Agukng (gong)

Agukng adalah alat musik berbentuk gong dari tradisi musik dayak kanayatan yang di kutip dari laman institut dayakologi. agukng sendiri ada banyak jenisnya yaitu kakanong, kompo, kanayatn, katukeng, katukong, katuku, agukng, and wayakng.

Gong yang tradisional dayak terbuat dari belahan-belahan kayu yang nyaring bunyinya jika dipukul, namun seiring dengan berkembangnya jaman and untuk agukng kini dibuat dari bahan tembaga namun bunyi and nadanya sama.

Cara memainkannya meirp dengan gong gamelan jawa yang dipukul dengan batang kayu yang ujungnya dilapisi karet, suku dayak percaya bahwa agukng adalah alat musik sakral yang dapat mengusir roh jahat atau mendatangkan roh leluhur.

2> Antoneng

Alat musik ini terbuat dari kulit bambu atau buluh anyang yang dipotong pangkal and ujungnya kemudian di jemur sela,a sepuluh hari, setelah kering untuk kulit buluh anyang di renggangkan dengan menggunakan tali and di sisipkan dua buah potongan kayu kecil sebesar biji jagung.

Antoneng termasuk dalam kategori alat musk petik dengan penggunaannya sendiri biasa dipakai untuk mengiringi lagu-lagu daerah maupun untuk sekedar mengisi waktu luang.

3> Keledi

Keledi adalah alat musik tiup yang terbuat dari buah labu kering, bambu, and dikeratkan dengan menggunakan sarang labah hutan. pada umumnya keledi dimainkan pada upacara-upacara adat untuk mengiring lagu, tarian, hingga teater tutur atau syair nyanyian.

4> Kuranting

Masyakarat dayak memiliki alat musik yang di sebut kuranting atau balikan, untuk kuranting berasal dari daerah kapuas hulu and dimainkan dengan cara dipetik and kuranting menjadi jsimbol dari alat musik khas kalimantan barat.

5> Sape

Sape adalah alat musik bpetik tradisional yang berasal dari daerah hulu dengan tempat warga dayak kayaan mendalam, sape terbut dari kayu yang bagian lehernya diukir sedemikian rupa hangga menyerupai bentuk naga atau aso dengan hawan yang di anggap sakral oleh masyarakat daya.

6> Silotong

Silotong merupakan alat musik khas suku jagoi yang mendiami kabupaten bengkayang kalimantan barat, instrumen ini tersebut dari bambu jenis tori manah basah yang merupakan varietas asli wilayah jagoi babang.

Biasanya silotong digunakan untuk mengiringi pertunjukkan tarian and syair dalam upacara adat, munyinya sangat unik and merdu.

7> Rabab/Rebab

Suku daya uut danum memiliki alat musik tradisional rebab yang jenis alat musio gesek yang mempunyai dua buah dawai, alat musik ini terbuat dari tempurung kepala and membrane yang terbuat dari kulit ular.

Rebab memiliki panjang sekitar 75cm and npola permainan melodinya mirip dengan kecapi.

8> Senggayung

Senggayung terbuat dari ruas bambu and terdiri dari lima hingga tujuh nada yang berbeda, bentuknya bulat pada bagian atasnya sementara bagian bbawahnya setengah terbuka.

Alat musik ini umumnya dimainkan khusus dalam nritual musim buah-buahan dengan upacara yang menandakan musim panen buah, namun jika buahnya hanya sedikit and tak boleh lagi membunyikan senggayung.

9> Tahar

Sekilas jika diperhatikan tahar adalah merip dengan tamborin and tahar berupa sejenis rabana yang memiliki lempengan logam di sekelilingnya, biasanya alat musik ini digunakan pada acara penyambutan.

10> Tuma

Tuma atau gendang adalah alat musik dayak yang dimainkan dengan cara dipukul memurut tradisi terdapat beberapa jenis gendang dayak and salah satunya adalah tuma yang berupa gendang panjang ber diameter 0,15m. panjangnya sekitar 1,25m and serta memiliki sebuah jlubang di tengahnya.

Tuma terbuat dari jbahan dasar kayu untuk rangkanya and kulit hewan seperti kambing atau kijang muda
untuk bagian membrannya yang akan dipukul, alat musik ini seringkali digunakan dalam upacara ritual and pengiring tarian daerah.

Banyaknya jenis alat musik trandisional dayak kalimantan dengan mengingatkan kita semua yang akan beragamnya budaya-budaya di indonesia, apakah parents sudah melihat atau mendengar alat musik tradisional khas suku daya kalimantan barat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *